KOTA BEKASI, WartaPilar.com – Penanganan persoalan genangan di Jalan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, mulai menunjukkan hasil. Titik yang sebelumnya kerap tergenang, khususnya di depan pool bus, kini terlihat jauh lebih baik setelah mendapat penanganan dari Pemerintah Kota Bekasi.

Kondisi tersebut ditinjau langsung Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pada Sabtu (12/9/2026). Dalam kunjungan itu, Tri mengecek hasil pekerjaan yang dilakukan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi sekaligus memastikan persoalan yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat benar-benar mendapat penanganan.

Sebelumnya, kawasan Jalan Jatimakmur menjadi salah satu titik yang cukup mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan. Genangan bahkan disebut tidak semata-mata muncul ketika hujan deras, tetapi dapat bertahan akibat persoalan pada sistem drainase dan saluran pembuangan air.

Kondisi tersebut membuat air menggenangi badan jalan dan berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas. Bagi masyarakat yang setiap hari melintasi ruas tersebut, persoalan genangan tentu bukan sekadar masalah estetika, melainkan berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Respons Pemkot Bekasi terhadap persoalan tersebut dimulai ketika Tri Adhianto melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada 22 Juni 2026. Dari hasil pengecekan lapangan, wali kota meminta agar persoalan jalan dan saluran air segera ditangani dan tidak dibiarkan berlarut-larut.

Instruksi tersebut kemudian ditindaklanjuti DBMSDA dengan melakukan penanganan di lokasi.

Hasilnya mulai terlihat. Saat kembali ditinjau, titik yang sebelumnya dipenuhi genangan kini sudah tidak lagi menunjukkan kondisi serupa. Permukaan jalan dan sistem pengaliran air terlihat lebih baik sehingga aktivitas kendaraan maupun masyarakat di kawasan tersebut dapat berlangsung lebih nyaman.

Tri menegaskan, persoalan infrastruktur tidak boleh hanya dilihat dari laporan administratif. Pemerintah, menurutnya, perlu turun langsung untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang dirasakan masyarakat.

“Kita sudah melihat persoalan ini sejak peninjauan pada 22 Juni lalu. Alhamdulillah, setelah dilakukan percepatan oleh DBMSDA, kondisi jalan sudah jauh lebih baik dan genangan yang selama ini mengganggu masyarakat sudah dapat diatasi,” ujar Tri.

Menurutnya, penyelesaian persoalan genangan juga tidak bisa hanya berorientasi pada perbaikan badan jalan. Sistem drainase dan saluran air menjadi bagian penting yang harus diperhatikan secara bersamaan.

Sebab, tanpa pembenahan saluran air, perbaikan jalan berpotensi kembali menghadapi persoalan serupa ketika curah hujan tinggi atau kapasitas drainase tidak mampu menampung aliran air.

“Ke depan kita akan terus memperbaiki jalan dan saluran air di berbagai wilayah. Harapannya masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman, aman, dan lancar karena infrastruktur yang baik merupakan bagian penting dari pelayanan pemerintah,” katanya.

Pemkot Bekasi memastikan pemantauan terhadap ruas jalan dan saluran air di wilayah lainnya akan terus dilakukan. Sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanganan akan diperbaiki secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat urgensi, kondisi lapangan, serta kebutuhan masyarakat.

Perbaikan di Jalan Jatimakmur menjadi salah satu contoh bagaimana persoalan infrastruktur yang dikeluhkan masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung dan percepatan penanganan di lapangan.

Bagi warga dan pengguna jalan, hilangnya genangan di titik tersebut bukan sekadar perubahan kondisi jalan. Penanganan itu diharapkan menjadi bukti bahwa keluhan masyarakat dapat direspons dengan pekerjaan yang terukur dan hasil yang bisa dirasakan secara langsung.

Meski demikian, keberlanjutan pemeliharaan jalan dan drainase tetap menjadi pekerjaan rumah. Pemerintah perlu memastikan saluran air tetap berfungsi optimal sehingga persoalan genangan tidak kembali muncul, terutama saat memasuki periode hujan dengan intensitas tinggi. (Red)