Jakarta, wartapilar.com – Sebuah rumah toko (ruko) di kawasan Asemka, Jakarta Barat, dilanda kebakaran pada Minggu (13/9/2026) malam. Besarnya kobaran api membuat petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan puluhan unit pemadam untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya.

Kebakaran dilaporkan terjadi di sebuah bangunan ruko yang berlokasi di Jalan Pasar Pagi Raya Nomor 21, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima petugas setelah masyarakat mendatangi pos Damkar untuk melaporkan adanya kebakaran sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan laporan Command Center Gulkarmat DKI Jakarta, objek yang terbakar merupakan bangunan ruko berkategori bangunan rendah.

“Objek bangunan ruko, bangunan rendah,” demikian keterangan Command Center Gulkarmat DKI Jakarta yang dilaporkan pada Senin (14/9/2026).

Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan memulai operasi pemadaman sekitar pukul 23.11 WIB. Proses penanganan dilakukan dengan mengerahkan kekuatan gabungan dari sejumlah wilayah untuk mempercepat pengendalian api.

Total sebanyak 21 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan 105 personel dikerahkan ke lokasi. Rinciannya, 18 unit berasal dari Jakarta Barat, dua unit dari Jakarta Pusat, serta satu unit kendaraan pendukung lainnya.

Hingga laporan tersebut disampaikan, petugas masih berjibaku melakukan pemadaman dan lokalisasi guna mencegah perambatan api ke bangunan lain.

“Situasi atau Status Kebakaran, TKP masih proses pemadaman dan upaya lokalisir perambatan api (Merah),” tulis Command Center Gulkarmat DKI Jakarta.

Besarnya pengerahan armada menunjukkan petugas melakukan penanganan secara serius mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan perdagangan yang dikenal cukup padat dengan bangunan yang saling berdekatan.

Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran, termasuk sumber awal munculnya api. Informasi terkait ada atau tidaknya korban jiwa maupun korban luka juga masih menunggu pendataan dan penanganan petugas di lapangan.

Petugas Gulkarmat masih berupaya memastikan api benar-benar terkendali sekaligus melakukan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Pihak berwenang selanjutnya akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran setelah proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai. (Red)