Purwakarta, warrtapilar.com — Jenazah mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (19/9/2026).

Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana duka dan dihadiri keluarga serta kerabat almarhum. Di balik pemakaman tersebut, tersimpan cerita bahwa lahan yang kini menjadi tempat peristirahatan terakhir Danny Setiawan ternyata telah dipersiapkan sejak dirinya masih aktif menjalankan tugas sebagai pejabat publik.

Hal itu diungkapkan anak ketiga almarhum, Rio Teguh Pribadi, seusai prosesi pemakaman.

Menurut Rio, sang ayah telah membeli lahan tersebut sejak masih berdinas. Sejak awal, lahan itu memang diperuntukkan sebagai pemakaman keluarga.

“Ini dari dulu waktu Papa masih menjabat, masih dinas. Beli untuk keluarga, pemakaman keluarga di sini,” ujar Rio.

Namun, dalam sekitar dua tahun terakhir, kawasan tersebut relatif jarang dikunjungi keluarga. Kondisi kesehatan Danny Setiawan yang terus menurun membuat almarhum lebih banyak menjalani istirahat total atau bedrest di kediamannya di Bandung.

Menjelang pemakaman, keluarga kembali mendatangi lokasi untuk mempersiapkan tempat peristirahatan terakhir almarhum. Area makam yang sebelumnya ditumbuhi rumput dibersihkan dan ditata agar siap digunakan.

Rio mengatakan, pemakaman di Ciwareng sejak awal memang dirancang bukan hanya untuk sang ayah. Lahan tersebut disiapkan sebagai pemakaman keluarga besar, termasuk untuk ibunya kelak.

“Nyari yang tepat saja. Kayaknya nanti Papa, selanjutnya Mama. Sudah disiapkan dari awal,” katanya.

Keputusan tersebut membuat lokasi pemakaman Danny Setiawan memiliki makna tersendiri bagi keluarga. Tempat yang dahulu dipersiapkan ketika almarhum masih aktif menjalankan tugas negara, kini menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.

Di tengah suasana duka, Rio juga menyampaikan pesan keluarga kepada masyarakat Jawa Barat. Ia meminta masyarakat tidak hanya mengenang kiprah almarhum, tetapi juga mendoakan serta memaafkan apabila selama menjalankan tugas sebagai pejabat publik terdapat kesalahan yang pernah dilakukan Danny Setiawan.

“Tolong doakan saja untuk masyarakat Jawa Barat, tolong doakan saja beliau. Semoga diberikan kelapangan jalan menuju surga oleh Allah SWT, dan maafkan juga apabila ada kesalahan-kesalahan beliau selama beliau melaksanakan tugasnya dahulu,” tutur Rio.

Pesan tersebut disampaikan keluarga sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Danny Setiawan, sekaligus permohonan agar masyarakat Jawa Barat memberikan doa bagi almarhum yang telah berpulang. (Red)