Jakarta, wartapilar.com – Pengendara kerap menjumpai papan penunjuk jalan dengan warna berbeda saat melintas di jalan raya. Namun, perbedaan warna tersebut bukan sekadar unsur visual. Setiap warna memiliki fungsi dan makna tertentu yang perlu dipahami agar pengemudi tidak keliru menentukan arah perjalanan.
Mengutip keterangan Otomotif NTMC Polri, Kamis (10/9/2026), salah satu warna yang paling sering ditemui adalah hijau.
Berdasarkan informasi Korlantas Polri, papan penunjuk berwarna hijau berfungsi memberikan informasi mengenai arah atau tujuan perjalanan. Papan ini pada dasarnya memberikan pilihan kepada pengemudi untuk menentukan jalur yang akan digunakan sesuai dengan tujuan.
Papan hijau umumnya memuat sejumlah nama wilayah atau lokasi yang dapat dicapai melalui ruas jalan tertentu. Misalnya, penunjuk arah menuju Bogor, Jakarta, atau daerah lainnya.
Dengan demikian, ketika menemukan papan hijau, pengemudi perlu mencermati nama tujuan dan tanda panah yang tertera sebelum menentukan jalur.
Papan Biru Menunjukkan Perintah
Berbeda dengan papan hijau, papan berwarna biru memiliki fungsi yang bersifat perintah.
Artinya, informasi yang ditampilkan pada papan biru menunjukkan jalur yang harus diikuti oleh pengendara. Papan ini dapat dijumpai di sejumlah persimpangan maupun ruas jalan tertentu yang mengatur kendaraan menuju arah atau tujuan yang telah ditetapkan.
Karena sifatnya merupakan petunjuk perintah, pengemudi perlu mengikuti arah yang ditunjukkan dan memperhatikan marka serta rambu lain yang berada di sekitar lokasi.
Pemahaman terhadap papan biru menjadi penting, terutama bagi pengemudi yang belum mengenal karakteristik suatu ruas jalan. Kesalahan membaca arah dapat membuat kendaraan masuk ke jalur yang tidak sesuai atau bahkan harus melakukan putar balik.
Papan Coklat untuk Destinasi Wisata
Sementara itu, papan penunjuk berwarna coklat memiliki fungsi yang lebih spesifik, yakni memberikan informasi mengenai kawasan wisata atau tempat rekreasi.
Papan ini dapat digunakan untuk menunjukkan arah menuju berbagai destinasi wisata, seperti Taman Safari maupun lokasi rekreasi lainnya.
Penggunaan warna coklat membuat pengemudi dapat mengenali sejak awal bahwa informasi yang ditampilkan berkaitan dengan destinasi wisata, bukan tujuan administratif, kawasan permukiman, ataupun jalur utama.
Jangan Hanya Lihat Nama Tujuan
Perbedaan warna papan penunjuk jalan tersebut menjadi bagian penting dari sistem informasi lalu lintas. Pengemudi tidak cukup hanya membaca nama wilayah atau lokasi yang tercantum pada papan.
Warna, tulisan, tanda panah, serta posisi papan harus diperhatikan secara bersamaan sebelum pengemudi mengambil keputusan.
Kesalahan memahami fungsi warna dapat berujung pada salah mengambil jalur, terutama di kawasan dengan banyak persimpangan dan pilihan arah.
Karena itu, pengemudi disarankan tidak terburu-buru ketika mendekati papan penunjuk. Kurangi kecepatan bila diperlukan, baca informasi yang tersedia, kemudian tentukan jalur sesuai tujuan perjalanan.
Memahami arti warna papan penunjuk jalan pada akhirnya bukan hanya membantu pengemudi menemukan lokasi tujuan. Pengetahuan tersebut juga dapat mendukung ketertiban, kelancaran, dan keselamatan lalu lintas, terutama ketika berkendara di wilayah yang belum familiar. (Red)
