WANAJAYA, BEKASI – Warta Pilar
Suasana Demokrasi Desa di Desa Wanajaya mulai terasa, Pemilihan Kepala Desa Wanajaya Kecamatan Cibitung semakin dekat, H. Iyus Sudrajat secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Calon Kepala Desa Wanajaya dengan membawa semangat persatuan dan pembangunan yang berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat.
H. Iyus hadir di tengah masyarakat dengan tagline kuat, Bersama KITA BISA, Membangun DESA Tercinta dan prinsip Adil Untuk Semua.
Deklarasi ini mendapat sambutan hangat dari tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan RT/RW se-Desa Wanajaya.
*KEMBALIKAN WANAJAYA PERNAH BERJAYA*
Itulah seruan utama yang digaungkan H. Iyus. Baginya, Wanajaya memiliki sejarah panjang, potensi sumber daya manusia, dan semangat gotong royong yang pernah menjadi kebanggaan.
Desa Wanajaya adalah rumah kita bersama. Dulu kita pernah berjaya karena kekompakan dan kerja bersama. Kini saatnya kita bangkit lagi. Tidak ada yang tertinggal, semua harus merasakan hasil pembangunan,” tegas H. Iyus saat bertemu warga dirumah nya, selasa malem 7 juli 2026
Ia menekankan 4 pilar karakter kepemimpinan yang akan ia pegang teguh, Jujur – Amanah – Peduli – Adil Untuk Semua. Keempat nilai ini, menurutnya, adalah kunci agar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa kembali pulih dan menguat.
VISI : DESA MANDIRI, SEJAHTERA, BERAKHLAK MULIA
H. Iyus memaparkan visi utamanya secara gamblang, Mewujudkan Desa Mandiri, Sejahtera dan Berakhlak Mulia.
Visi ini bukan sekadar slogan.
Ia dijabarkan ke dalam 4 misi kerja nyata yang akan menjadi prioritas jika terpilih nanti.
1.*PEMERATAAN PEMBANGUNAN YANG BERKEADILAN*
Pembangunan infrastruktur tidak akan dipusatkan di satu titik saja. Jalan lingkungan, saluran drainase, penerangan jalan, dan fasilitas umum akan dibangun merata di semua RW dan RT. “Tidak boleh ada kampung yang gelap, tidak boleh ada jalan yang rusak dibiarkan. Anggaran desa adalah uang rakyat, maka harus kembali untuk rakyat secara adil,” ujarnya.
2.*MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELALUI KOPERASI*
H. Iyus melihat koperasi sebagai penggerak ekonomi desa. Ia berencana menghidupkan kembali dan menguatkan Koperasi Desa Wanajaya sebagai pusat permodalan UMKM, pelatihan wirausaha, dan pemasaran produk lokal. “Dengan koperasi yang kuat, ibu-ibu PKK bisa punya usaha, pemuda bisa punya lapangan kerja, dan hasil pertanian warga punya tempat jual yang pasti,” jelasnya.
3.*PEMBERDAYAAN MASYARAKAT*
Pemberdayaan menjadi kata kunci. Program pelatihan keterampilan, pembinaan karang taruna, penguatan PKK, majelis taklim, dan kelompok tani akan digalakkan.
“Pemerintah desa harus hadir sebagai fasilitator. Warga kita punya potensi besar, tinggal kita berikan wadah dan dukungan,” katanya.
4.*MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG BERSIH, TERTATA RAPIH, AMAN DAN NYAMAN*
Lingkungan yang sehat adalah fondasi desa yang maju. H. Iyus akan menggulirkan program “Wanajaya Bersih dan Rapi” meliputi kerja bakti rutin, bank sampah, penghijauan, serta penataan kampung.
Di bidang keamanan, ia akan memperkuat sistem ronda, CCTV lingkungan, dan sinergi dengan Bhabinkamtibmas agar Wanajaya menjadi desa yang aman untuk anak-anak dan orang tua.
*FILOSOFI: DARI RAKYAT, UNTUK RAKYAT, BERSAMA RAKYAT*
H. Iyus menolak gaya kepemimpinan yang berjarak. Ia berkomitmen membuka Kantor Desa 24 jam untuk pelayanan, dan rutin menggelar “Jumat Keliling” untuk menyerap aspirasi langsung ke masyarakat.
“Bersama KITA BISA” bukan hanya jargon kampanye. Ini adalah ajakan agar semua elemen – ulama, pemuda, RT/RW – duduk satu meja merumuskan masa depan Wanajaya.
Kepala desa bukan bos. Kepala desa adalah pelayan. Kalau kita bersatu, InsyaAllah Wanajaya bisa lebih maju, lebih sejahtera, dan warganya hidup dengan akhlak mulia,” tutupnya.
Dukungan terus mengalir. Warga menilai H. Iyus adalah sosok yang sudah teruji kedekatannya dengan masyarakat dan memiliki rekam jejak kepedulian terhadap kemajuan desa.
( Repoter Ferry )
