Kota Bekasi, wartapilar.com – Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) Resort Bekasi resmi memiliki jajaran Majelis Resort untuk masa bakti 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dalam Ibadah Sesi II di Gereja HKI Bekasi Timur, Jalan Pulau Sumatera Raya, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (20/9/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi keberlangsungan pelayanan dan penguatan kelembagaan HKI Resort Bekasi. Jajaran pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas sebagai aparatur pimpinan resort sekaligus pembina lembaga pelayanan di lingkungan HKI Resort Bekasi.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Ibadah diisi dengan pujian dan penyembahan, pelayanan firman, serta lantunan lagu-lagu syukur yang dibawakan paduan suara gereja.

Suasana semakin khidmat ketika para pelayan Tuhan, pengurus, serta jemaat dari gereja-gereja se-Resort Bekasi mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah XII Jawa-Lampung, Pdt Sari Boy Manik, M.Pd. Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan mengenai susunan Majelis Resort Bekasi periode 2026–2031, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan sesuai Tata Gereja HKI.

Dalam pelantikan tersebut, para pengurus meneguhkan komitmen untuk menjalankan pelayanan dengan berlandaskan Firman Tuhan, kesetiaan, pengabdian, serta tanggung jawab dalam melayani dan membina kehidupan jemaat.

Jabatan Bukan Kekuasaan

Dalam amanatnya, Pdt Sari Boy Manik menegaskan bahwa jabatan dalam gereja bukanlah ruang untuk mencari kekuasaan, melainkan sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui pelayanan.

Menurutnya, tantangan kepengurusan baru bukan sekadar menjalankan program organisasi, tetapi bagaimana membangun kesatuan, memperkuat pelayanan dan memastikan seluruh jemaat merasa menjadi bagian dari keluarga besar HKI Resort Bekasi.

“Jabatan di dalam gereja bukanlah kekuasaan, melainkan amanah pelayanan,” tegas Pdt Sari Boy Manik.

Ia menekankan pentingnya pengurus bekerja sebagai satu tubuh, saling menguatkan dan tidak membeda-bedakan jemaat.

“Kesatuan adalah kunci utama. Pengurus harus bekerja sebagai satu tubuh, saling menguatkan, tidak membeda-bedakan,” ujarnya.

Selain kesatuan, Pdt Sari juga mengingatkan pentingnya ketulusan dan kerendahan hati. Pelayanan, kata dia, harus dijalankan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan sebagai bentuk ketaatan terhadap panggilan Tuhan.

Ia juga mendorong terbentuknya budaya keterbukaan dalam tubuh organisasi gereja. Aspirasi jemaat harus didengar, sementara setiap unsur pelayanan perlu dilibatkan dalam pembangunan kehidupan rohani maupun sosial.

“Bukan kekuatan tangan manusia yang memajukan pekerjaan Tuhan, melainkan kesetiaan dan kerelaan hati untuk taat pada panggilan-Nya,” kata Pdt Sari, yang juga merupakan Pdt Resort Khusus HKI Tanjung Priok Jakarta.

Perkuat Sinergi Antarjemaat

Pdt Sari turut mendorong Majelis Resort Bekasi memperkuat kerja sama dengan Majelis Daerah, gereja-gereja jemaat di bawah Resort Bekasi, lembaga pelayanan, tokoh masyarakat, serta instansi terkait di wilayah Bekasi.

Sinergi tersebut dinilai penting agar keberadaan HKI Resort Bekasi tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Sejumlah jemaat yang berada dalam lingkup pelayanan Resort Bekasi, di antaranya Jemaat HKI Bekasi Timur, Jemaat HKI Purwakarta, dan Jemaat HKI Segara City, juga diharapkan terus memperkuat kebersamaan dan komunikasi.

Tak kalah penting, generasi muda diminta mendapat ruang yang lebih luas dalam pelayanan gereja. Keterlibatan pemuda dan pemudi dipandang sebagai bagian penting untuk memastikan keberlanjutan pelayanan HKI pada masa mendatang.

Pdt Togap Gultom: Kami Tidak Melayani Sendirian

Sementara itu, Ketua Majelis Resort Bekasi yang baru dilantik, Pdt Togap Sunthree Gultom, S.Th, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus.

Ia mengakui bahwa tugas pelayanan ke depan tidak ringan. Namun, ia meyakini setiap panggilan pelayanan akan mendapatkan penyertaan Tuhan apabila dijalankan dengan ketulusan dan kebersamaan.

“Kami menyadari keterbatasan kami, namun kami percaya bahwa Tuhan yang memanggil kami akan menyertai,” ujar Pdt Togap Gultom.

Ia menegaskan kepengurusan baru tidak ingin berjalan sendiri. Seluruh jemaat diajak menjadi bagian dari perjalanan pelayanan HKI Resort Bekasi selama periode 2026–2031.

“Kami tidak melayani sendirian. Kami melayani bersama-sama seluruh jemaat. Mari kita bangun kebersamaan, mari kita jadikan HKI Resort Bekasi sebagai rumah yang nyaman, tempat setiap orang bertumbuh dalam iman dan menjadi berkat bagi Resort Bekasi ini,” katanya.

Pernyataan tersebut disambut antusias jemaat yang hadir. Dukungan dan doa mengalir agar kepengurusan baru mampu membawa semangat baru dalam pelayanan, memperkuat kehidupan rohani, serta mempererat persaudaraan di antara warga gereja.

Pelantikan Majelis Resort Bekasi periode 2026–2031 akhirnya ditutup dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan.

Dengan resmi dilantiknya kepengurusan baru, seluruh jajaran Majelis Resort HKI Bekasi kini mengemban tanggung jawab untuk menjalankan tugas pelayanan dan program kerja selama lima tahun ke depan.

Jemaat pun berharap setiap kebijakan, program dan langkah pelayanan yang dijalankan senantiasa berorientasi pada kepentingan jemaat, memperkuat iman, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pelayanan HKI Resort Bekasi.

Sebagaimana pesan dalam Matius 18:20:

“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” (Pas/Red)