Dinas SDABMBK Kab Bekasi Jalankan Program Padat Karya dalam membangun lingkungan

 Dinas SDABMBK Kab Bekasi Jalankan Program Padat Karya dalam membangun lingkungan

Bekasi, Warta Pilar –

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi menjalankan program padat karya dalam membangun lingkungan. Program ini untuk kebermanfaatan masyarakat, Program tersebut merupakan bagian dari prioritas nasional sesuai arahan Presiden RI. Kegiatan ini dirancang untuk melibatkan aktif partisipasi dan  memberdayakan mereka serta memajukan daerah masing-masing.

Selama pelaksanaan kegiatan, Pj.Bupati Bekasi Dani Ramdan, didampingi oleh jajaran Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, secara langsung meninjau pelaksanaan padat karya pembersihan saluran air irigasi guna mengurangi risiko banjir di wilayah Kabupaten Bekasi.
Dari total 40 titik fokus pembersihan lingkungan, peninjauan dilakukan di dua lokasi, yaitu Desa Sukamakmur Kecamatan Sukakarya dan Desa Sukabudi Kecamatan Sukawangi. Pada saat kegiatan berlangsung, puluhan masyarakat setempat aktif terlibat dalam membantu normalisasi sungai. “Terdapat kebermanfaatan yang optimal untuk lingkungan, seperti saluran air teririgasi dengan baik, sampah yang menumpuk dapat terangkut, serta mengurangi risiko banjir dan bencana kekeringan,” ungkap Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan

Sementara itu,Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Henri Linconl, menjelaskan bahwa program padat karya tahun ini difokuskan pada normalisasi. Program ini diharapkan tidak hanya mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan kelancaran aliran air untuk keperluan pertanian di sekitar wilayah. “Hadirnya program padat karya ini memiliki kebermanfaatan untuk masyarakat juga, seperti saluran air bisa teririgasi dengan baik, mengurangi dampak banjir dan kekeringan, mengaliri sawah, dan sampah bisa terangkut,” ucapnya.

Henri meyakini, edukasi terkait kepedulian lingkungan tidak dapat disampaikan secara menyeluruh dalam satu sesi pemahaman. Meski demikian, upaya tersebut akan terus digencarkan guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya mengenai permasalahan sampah.
“Untuk pemahaman tidak membuang sampah di kali ini tidak cukup hanya sekali pemahaman, namun tentu upaya tersebut akan kami dorong kesadarannya. Ke depan juga akan ada penegakkan hukum,” katanya.
Menurutnya, tujuan utama dari program padat karya dengan partisipasi masyarakat adalah menciptakan lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran, dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan bagi masyarakat. (Ferry)

Related post